Enam Tips Melakukan Lobi yang Efektif

Share post
Peserta in-house training antusias mendengarkan pemaparan materi dari Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Jakarta, Rabu (24/5/2023). Foto: HUMAS INDONESIA

Ada enam tips yang dapat dilakukan humas untuk dapat memengaruhi orang lain. Berikut kiat dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID – Ada enam tips yang dapat dilakukan oleh humas dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Khususnya, saat mereka melobi atau memengaruhi orang lain sebagai upaya membangun stakeholder engagement.

Keenam tips ini disampaikan oleh Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat mengisi materi “Media Handling” di hadapan peserta in-house training di Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Tips yang pertama, humas harus memahami stakeholder yang bersangkutan sebelum meminta untuk dipahami. Kedua, mengetahui seluk-beluk stakeholder. Ketiga, mengetahui secara pasti lingkaran dan hubungan antar-stakeholder.

Keempat, mengetahui hal yang disukai dan tidak disukai oleh stakeholder. Kelima, mencari beberapa kesamaan hal. Keenam, break water. “Ketika akan membutuhkan stakeholder, memecahkan ombaknya tersebut dari jauh, bukan dari pantai,” katanya.

Shelvy lantas memberi contoh pada saat PT ASDP melakukan lobi pada saat momen mudik Lebaran 2023 hingga akhirnya dapat menggandeng Presiden RI Joko Widodo sebagai endorser. Ketika itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memiliki inisiatif untuk mengajak pemudik agar membeli dan memiliki tiket jauh sebelum hari H keberangkatan. Tujuannya, tak lain agar mudik berlangsung dengan lancar. 

Mereka lantas melakukan proses melobi. “Awalnya, kami menyampaikan inisiatif ini kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir saat beliau sedang mengunjungi Pelabuhan Merak,” kata Shelvy.

Ternyata, Ketua Umum PSSI itu menyambut positif. Menteri Erick mengusulkan agar inisiatif ini harus melibatkan Presiden Jokowi untuk ikut menarasikan ajakan ini kepada publik.  keinginan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) agar presiden Joko Widodo dapat ikut serta menarasikannya kepada publik. Presiden setuju.

Jadi, ketika menjelang Lebaran, Presiden menyampaikan narasi agar penumpang membeli tiket sebelum sampai pelabuhan. Imbauan tersebut mendapat perhatian dari masyarakat dan ditaati oleh pengguna jasa penyeberangan laut.

Pengguna jasa yang membeli tiket sebelum hari H keberangkatan meningkat hingga 95 persen. Angka ini melesat dibandingkan tahun lalu yang hanya berada di bawah 20 persen. “Kemarin waktu lebaran ada narasi dari Bapak Presiden agar penumpang membeli tiket sebelum sampai pelabuhan, itu hasil dari bisikan-bisikan kerja humas,” ujar Shelvy.

Imbauan tersebut berhasil ditaati oleh pengguna jasa penyebaran laut sejauh 95% meningkat dibanding tahun lalu yang hanya berada di bawah 20%. (AZA)

 


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas