Tiga Tren Teratas PR Tahun 2024, Apa Saja?

Share post
Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong di acara pembukaan GPR Academy BPSDM Jatim 2023, Surabaya, Senin (4/12/2023). Foto: Rafi/BPSDM Jatim.

Berangkat dari laporan PRLab, Dirjen IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, meyakini pertumbuhan humas akan jauh lebih dinamis dibandingkan tahun sebelumnya.

SURABAYA, HUMASINDONESIA.ID – Laporan PRLab, agensi public relations (PR) global, yang dirilis 18 Oktober 2023, merangkum 24 tren PR tahun 2024. Dari total 24, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong mengungkap tiga tren yang menduduki peringkat teratas di hadapan para peserta GPR Academy BPSDM Jatim 2023 di Surabaya, Senin (4/12/2023).

Ketiga tren PR yang dimaksud meliputi PR yang humanis, autentik, dan pertumbuhan media sosial. Pertama, PR yang humanis maksudnya adalah PR yang menggunakan pendekatan kemanusiaan di setiap strategi komunikasinya.

Untuk mewujudkan PR yang humanis, humas harus mengubah mindset. Bahwa humas bukan hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi sebanyak mungkin, tetapi menjadikan informasi tersebut selaras dengan kebutuhan publik. “Humas harus memandang publik bukan hanya sekadar sasaran informasi, tetapi penerima layanan informasi,” kata pria kelahiran tahun 1970 itu.

Melengkapi pernyataan Usman, jurnal Urgensi Human Relations dalam Kegiatan Public Relations karya Imron Rosyidi yang terbit tahun 2009 menyebutkan empat karakteristik humas dalam menerapkan pendekatan humanistik. Di antaranya, berpribadi (memanusiakan manusia), unik (setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda-beda), aktif (aktif berinteraksi), dan keterlibatan sosial (keberadaannya adalah untuk membantu orang lain).

Kedua, autentik. “Humas harus asli, benar, dan orisinal,” katanya. Pria lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara itu melanjutkan, menjadi autentik adalah sebuah keniscayaan bagi humas. Ada banyak kegiatan komunikasi humas yang bisa dilakukan dengan cara-cara autentik, seperti membuat konten video pendek ala outfit of the day untuk mengenalkan produk yang dipakai oleh pimpinan.

Ketiga, pertumbuhan media sosial. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, media sosial diprediksi masih akan bertambah. Begitu juga dengan platform media sosial yang sudah ada, akan semakin diperkaya dengan berbagai jenis fitur baru. Untuk itu, humas harus adaptif dan mengikuti perkembangan terbaru. Yang pasti, kata Usman, pertumbuhan humas akan jauh lebih dinamis dibandingkan tahun sebelumnya. (AZA)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas