4 Tujuan “Personal Branding” dan Cara Membentuknya

Share post
Ilustrasi personal branding. Pexels.com/Pixabay

Personal branding yang diupayakan untuk menghadirkan citra diri yang baik dan menarik, memiliki sejumlah tujuan. Apa saja?

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID—Salah satu hal yang bisa dilakukan seseorang agar memiliki citra diri yang menarik adalah dengan melakukan personal branding. Sebagai suatu proses, personal branding yang diupayakan secara konsisten dapat meningkatkan kepercayaan diri, kredibilitas, hingga reputasi.

Adapun personal branding dapat ditujukan lebih dari sekadar meningkatkan kepercayan diri. Dikutip dari buku 8 Steps As Public Relations Planner (2024) karya Ika Sastrosoebroto dan Susilowati Natakoesoemah, setidaknya terdapat empat hal yang bisa dijadikan tujuan personal branding. Berikut uraiannya.

1. Politik

Dalam konteks politik, personal branding bisa menjadi alat untuk mendapatkan dukungan publik. Tak heran jika para politisi berlomba-lomba membangun personal branding semata guna meraih atensi dan kepercayaan publik.

2. Periklanan

Personal branding yang kuat akan sangat berguna dalam dunia pemasaran. Seseorang yang terkenal, punya reputasi dan kredibilitas, akan selalu dipilih ahli pemasaran untuk mendukung mereknya.

3. Aktivitas Sosial

Aktivitas sosial sebagai suatu kegiatan bermanfaat jika digunakan sebagai personal branding, dapat pula menghasilkan keluaran positif di mata masyarakat.

4. Membangun Reputasi Bisnis

Personal branding juga dapat ditujukan dalam bisnis untuk membangun reputasi. Penting bagi seorang pelaku bisnis membentuk citra, kredibilitas, kejujuran, dan amanah. 

Cara Membangun “Personal Branding”

Ada dua cara yang bisa dilakukan agar sukses menyedot perhatian khalayak lewat personal branding. Pertama, menggunakan teknik story telling, atau pendekatan bercerita dengan tujuan menyentuh hati pendengar. Cerita yang bersifat inspiratif, humanis, atau unik dapat menjadi alat yang ampuh dalam membangun personal branding.

Kedua, menggunakan teknik brand visualization yang lebih berfokus pada aspek visual. Dalam hal ini, gunakan visual yang menarik perhatian agar personal branding yang dibentuk dapat diingat oleh khalayak.

Demikian tujuan personal branding dan cara membangunnya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya! (HUR)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas