5 Strategi Manajemen Kesan

Share post
Ilustrasi manajemen kesan. Foto: disway.id

Bagi humas, kesan pertama merupakan fondasi awal untuk membangun persepsi dan hubungan.

YOGYAKARTA, HUMASINDONESIA.ID – Istilah “don’t judge people by its cover” sepertinya tidak berlaku bagi humas. Pasalnya, kesan pertama akan menentukan pesan yang disampaikan akan selalu diingat, atau malah sebaliknya. Pernyataan ini seolah memperkuat penelitian yang dilakukan oleh Bertram Gawronski dari University of Western Ontario bersama dengan koleganya, seperti yang dikutip dari nationalgeographic.grid.id, bahwa kesan pertama akan terus mendominasi pikiran, meskipun ada informasi dan pengalaman yang lebih baru.

Bagi humas, kesan pertama merupakan fondasi awal untuk membangun persepsi dan hubungan. Relasi yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan audiens, tetapi juga stakeholder lain, termasuk investor. Dikutip dari sdm.net, terdapat lima strategi yang bisa dilakukan humas dalam melakukan manajemen kesan (impression management).

1. Ingratiation

Ingratiation merupakan tindakan yang dilakukan untuk terlihat menarik dengan cara memuji, menyetujui pendapat, memberikan hadiah, menutupi kelemahan dengan kelebihan. Kesan dengan teknik ini diimplementasikan dengan sikap peduli, ramah, mudah tersenyum, dan sebagainya.

2. Self Promotion

Self promotion merupakan tindakan yang dilakukan agar orang lain terkesan karena menampilkan sisi kompetensi yang baik. Tindakan ini biasanya dipraktikkan dengan penjelasan deskriptif, serta menunjukkan kemampuan dan prestasi.

3. Exemplification

Exemplification merupakan tindakan yang dilakukan dengan cara menunjukkan moralitas dan integritas. Tindakan ini dibuktikan dengan sikap jujur, peduli, disiplin, dan menunjukkan sikap empati sekaligus keberpihakan terhadap audiens maupun stakeholder yang dituju.

4. Intimidation

Intimidation merupakan tindakan yang dilakukan agar terkesan bahaya (mengintimidasi). Di dunia PR ada kalanya kesan mengintimidasi ini dibutuhkan.

5. Supplication

Supplication merupakan tindakan yang dilakukan dengan cara menunjukkan sisi lemah dan ketidakberdayaan. Faktanya, ada banyak kampanye yang berhasil dengan cara melihat sisi kesedihan. Misalnya, kampanye untuk perubahan lingkungan dengan menampilkan narasi berisi video pendek tentang seekor penyu yang mati terlilit sampah plastik.

Demikian lima strategi manajemen kesan yang bisa diterapkan oleh praktisi humas untuk membangun kesan pertama yang berkesan. aza


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas